Cara Mengajar Anak Autis agar Mudah Fokus dan Lancar Berbicara

King Sige – Memiliki anak yang divonis menderita autis memang hal yang mudah, apalagi anak autis memang sulit untuk diajak fokus atau berbicara. Meski demikian, Anda sebagai orang tua bisa mengatasinya dengan menerapkan tips parenting tertentu yang mampu mengubah mereka menjadi mudah fokus dan bisa berbicara. Contohnya dengan cara-cara berikut.

Gunakan Media yang Disukainya

Cara pertama yang sangat direkomendasikan saat mengajar anak autis adalah menggunakan media yang disukainya, misalnya mainan favorit. Oleh karena itu, sebaiknya Anda perhatikan mainan apa yang paling sering dipegang atau dimainkannya. Jika anak Anda menyukai boneka, beri mainan serupa dan ajak dia bermain bersama.

Tapi, satu hal yang perlu Anda ingat, cara ini butuh kesabaran ekstra karena harus dilakukan perlahan. Terus ajak anak Anda bicara sambil memainkan boneka. Anda bisa mengiringinya dengan dongeng atau kisah penuh hikmah yang tokohnya menggunakan boneka tersebut. lama-kelamaan, dia akan tertarik dan fokus pada boneka serta dongeng yang Anda ceritakan.

Bercerita dan Mendongeng

Tips parenting berikutnya ini masih ada hubungannya dengan yang sebelumnya, yaitu bercerita atau mendongeng. Semakin Anda sering melakukannya, maka anak Anda akan terpancing untuk ikut andil, dari pasif sampai aktif. Pasif di sini adalah bercerita sendiri saat Anda tidak mendampinginya. Sedangkan aktif berarti ikut menimpali cerita Anda.

Jadi, buah hati Anda ikut berperan dalam cerita. Sangat mudah menerapkan cara ini jika Anda memiliki boneka tangan atau boneka jari sebagai media pengganti mainan. Kaitkan boneka tangan yang Anda miliki dengan ceritanya. Misal boneka kancil dan buaya, ceritakan tentang kancil yang berusaha menyeberang sungai dengan cerdiknya melalui jembatan buaya.

Gunakan Kalimat Efektif

Bagi anak normal, instruksi yang panjang dan berulang memang hal yang wajar. Tapi untuk anak autis, kalimat yang panjang dalam sebuah instruksi bisa membuatnya kebingungan dan sulit berkonsentrasi atau fokus. Bahkan pada beberapa kasus, ada anak yang lebih mudah memahami instruksi yang diberikan dalam bentuk isyarat atau gerakan.

Oleh karena itu, sebaiknya gunakan kalimat yang benar-benar efektif dan bisa langsung dipahami olehnya. Kemampuan mereka dalam berbicara akan semakin meningkat jika Anda mengajaknya ke luar, berkomunikasi, dan bersosialisasi dengan orang-orang sekitar rumah atau sekolah.

Beri Apresiasi atau Rewards

Kemajuan apapun yang Anda dapati padanya patut untuk disyukuri dan diapresiasi. Salah satu caranya adalah dengan memberi rewards terkecil berupa pujian sampai hadiah mainan kesukaannya. Beri anak Anda tugas untuk mengambil makanan dan minumannya sendiri. Jika berhasil, beri anak Anda pujian terbaik.

Kalaupun misalnya ada yang tumpah, tetap beri pujian dan dukungan bahwa lain kali dia pasti bisa melakukan yang lebih baik lagi. Apapun hasilnya, pujian tetap perlu Anda berikan padanya sebagai bentuk penghargaan. Selain itu, dengan melakukan apa yang Anda tugaskan, itu menunjukkan daya fokusnya yang mulai meningkat.

Tips parenting berikutnya setelah anak autis sudah bisa fokus dan lancar berbicara adalah dengan mengajarinya membaca dan menulis. Siapkan media dan metode yang mendukung pembelajaran khusus anak autis agar tujuan yang Anda inginkan bisa tercapai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *