3 Langkah Dasar Dalam Merenovasi Rumah

Gambar terkait

King Sige – Mencocokan rencana membuat rumah atau renovasi rumah dengan anggaran Anda biasaya penuh dengan tantangan. Namun, banyak sekali cara yang dapat Anda lakukan untuk mendapapatkan hasil yang Anda idamkan dengan budget yang sesuai. Salah satunya adalah dengan memilih jasa profesional yang akan bekerjasama dengan Anda dan menetapkan budget awal. Untu lebih lengkapnya, ada cara lain yang bisa Anda lakukan dengan cara menfokuskan peran jasa profesional untuk mempertajam visi renovasi, mengerti biaya yang realistis, dan memperbaiki rencana Anda agar dapat dicocokkan dengan anggaran. Berikut ini adalah proses dasar yang Anda bisa lakukan yang membuat Anda seakan akan benjadi kontraktor proyek renovasi rumah Anda sendiri.

1. Buat rencana impian Anda

Ketika Anda sudah memilih jasa profesional seperti arsitek atau desainer interior yang akan merncanakan rencana renovasi, Anda akan beralih ke percakapan yang lebih dalam tentang visi Anda. Untuk mempersiapkan. Buatlah daftar hal-hal yang membuat Anda tergila-gila dengan rumah Anda. Kumpulkan gambar rumah yang menginspirasi Anda. Arsitek, desainer, atau tukang bangunan yang Anda pilih akan memberikan Anda sejumlah pertanyaan bagaimana Anda menggunakan ruangan tertentu dan apa kegiatan Anda sehari-hari dalam ruangan tersebut. Dengan menyanyakan hal tersebut, mereka akan dapat menarik kesimpulan tentang material dan gaya apa yang Anda sukai. Percakapan seperti itu sangat dianjurkan untuk dilakukan pada awal pertemuan karena arsitek dan desainer akan bekerja sesuai dengan tahapan proyek, mulai dari rencana desain awal hingga gambar akhir dan rencana perizinan. Proses rencana perancangan dan revisi adalah kunci dalam membangun rencana yang mulus dengan anggaran yang sesuai. Langkah selaanjutnya adalah mendapatkan gambar yang terukur dengan menunjukan kondisi rumah yang ada, serta mempertimbangkan bagian rumah yang harus dirobohkan dan mana yang tidak.

Hasil gambar untuk renovasi rumah

2. Cek anggaran Anda

Ketika arsitek selesai membuat gambar awal dengan dimensi, saatnya membuat perhitungan biaya awal dari kontraktor yang biasa disebut dengan Rancangan Anggaran Banguna (RAB). Pada saat seperti ini, Anda bisa menyerahkan rincian anggaran Anda kepada kontraktor untuk menetapkan harga. Rencana awal anggaran merupakan sebuah perkiraan yang masuk akal untuk menentukan berapa banyak biaya yang dibutuhkan. Dan, Anda harus ingat bahwa besarnya jumlah biaya akhir tergantung pada hasil akhir dan material apa yang pemilik rumah pilih. Biasanya, dalam rancangan anggaran dasar, kontraktor akan melihat jumlah pintu dan jendela, sistem saluran listrik dan pipa ledeng, dan membuat biaya berdasarkan luas rumah per meter persegi. Seringkali kontraktor tidak mengenakan biaya dalam proses perancangan anggaran, namun ada juga yang sudah dikenai biaya.

3. Perbaiki visi Anda sesuai dengan anggaran

Ketika Anda menerima perkiraan biaya awal, mungkin Anda akan dikagetkan dengan jumlah biaya yang amat besar. Jika rencana impian Anda melebihi budget ideal yang Anda miliki, arsitek Anda dapat menggunakan estimasi biaya yang digunakan untuk kembali pada rencana biaya awal. Sebagai contoh, Anda mungkin sudah merencanakan memesan lemari yang merentang dari langit-langit hingga lantai yang akan memakan biaya hampir empat kali lipat. Dengan keadaan seperti itu, Anda mungkin akan mulai melihat alternatif yang lebih sesuai dengan kemampuan Anda. Sebenarnya, bahkan pemilik rumah dengan anggaran yang lebih harus memutuskan fitur seperti apa yang patut dengan harga yang tertera. Keputusan seperti ini Anda sendiri yang akan menentukan, tapi untuk menemukan pedoman, Anda bisa bertanya pada keluarga Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *